Showing posts with label Baju Kerja Pria. Show all posts
Showing posts with label Baju Kerja Pria. Show all posts

Monday, 22 June 2015

Kiat Memenuhi Kebutuhan Seragam Kerja Karyawan

Bagi sebuah perusahaan, fungsi seragam kerja selain untuk memenuhi kebutuhan karyawan akan penutup badan dalam aktivitas kerjanya, juga bisa menjadi sebuah trade mark atau brand image yang membedakan perusahaan tersebut dengan perusahaan lainnya.

Oleh karena itu perlu sebuah pembeda yang menjadi ciri khas perusahaan pada seragam kerja untuk digunakan oleh para karyawan.

Artikel kali ini akan memberikan sedikit informasi kepada Anda tentang kiat memenuhi kebutuhan seragam kerja karyawan untuk perusahaan. Kiat yang dimaksud antara lain :




1.   Buat sebuah desain yang fix
Desain yang dimaksud mulai dari bentuk seragam, warna yang akan digunakan, serta logo atau motto perusahaan yang ingin dimunculkan pada seragam. Jangan sembarangan menentukan itu semua, karena akan dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama, karena kurang baik kesannya jika desain seragam kerja selalu berubah ubah dalam intensitas yang terlalu sering.

Untuk membuat desainnya, silahkan Anda berkonsultasi dengan seluruh bagian perusahaan, mulai dari pemilik, pengelola, pelaksana dan perwakilan karyawan itu sendiri, supaya dihasilkan kesepakatan yang disetujui bersama. Jika tidak seperti itu, bisa jadi satu bagian menyetujui, tetapi beberapa bagian tidak menyetujui, yang akibatnya pemakaian seragam kerja tersebut jadi kurang maksimal.

2.  Buatlah di tempat yang tepat
Setelah desain seragam kerja sudah didapatkan dan mendapatkan persetujuan semua pihak yang berkepentingan di perusahaan Anda, maka langkah selanjutnya adalah membuatnya di tempat yang tepat. Ada banyak sekali jasa jahit yang menawarkan jasa pembuatan seragam, namun tidak semua memiliki kualifikasi dan kualitas yang baik.




Untuk mengetahuinya, silahkan pelajari dulu riwayat perusahaan jasa jahit yang akan digunakan dan bagaimana portofolio hasil kerjanya agar nantinya seragam kerja yang dihasilkan memang berkualitas.
Itulah beberapa kiat memenuhi kebutuhan seragam kerja karyawan untuk perusahaan. semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang membacanya.

Wednesday, 10 June 2015

Cara Menyimpan Baju Kerja Agar Tetap Rapi

Baju adalah cerminan dari kerapihan dan sosok kepribadian dari diri kita. Dengan menggunakan pakaian  yang rapi, kita akan tampil lebih percaya diri. Tapi terkadang kita tidak memperhatikan cara penyimpanannya, sehingga menyebabkan pakaian  menjadi kusut.

Berikut ini tips dan trik praktis untuk menjaga baju kerja Anda serta pakaian Anda yang lain agar tetap rapi dan awet  meski tersimpan dalam lemari.

1. Usahakan isi lemari pakaian tak saling berdesakan sehingga busana tak jadi kusut dan dapat segera dipakai saat diinginkan.

2. Pisahkan penyimpanan antara pakaian untuk santai, pakaian untuk berpesta, pakaian dalam dan seragam kerja, dapat menggunakan penyekat almari agar Anda cepat memilih pakaian jenis apa yang akan dipakai dan belum tercampur aduk.

3. Pisahkan busana putih dengan  warna lain atau  terbuat di bahan jean sehingga tak luntur.

4. Lapis busana yang memiliki payet dengan clothing cover atau plastik sehingga tidak tersangkut dengan busana lain di lemari.

5. Lipat baju pesta  yang terbuat dari tulle dan ribbons, atau masukkan ke dalam sebuah kotak. Menggantungnya akan membuat struktur busana berubah.

6. Hindari menggantung busana dari bahan rajut. Sebaiknya dilipat atau gulung sehingga baju tidak melar.

7. Jangan menggantung atau melipat busana berwarna gelap dengan busana yang berbahan rajut, terutama angora dan wol, karena serat kainnya  akan menempel ke busana itu. Jika hal tersebut terjadi, Anda dapat rnenghilangkan serat dengan menggunakan sikat gigi lembut atau move record khusus.

8. Celana panjang atau jean harus digantung menggunakan gantungan khusus sehingga tidak menimbulkan bekas garis pada permukaan celana.

9. Keluarkan barang-barang di saku pakaian sebelum menggantungnya, berfungsi untuk melindungi perubahan struktur bahan dan juga kontaminasi pada bahan akibat kelunturan atau ketumpahan.

10. Letakkan kamper atau alat penyerap kelembapan di dalam lemari untuk melindungi timbulnya jamur pada pakaian.

11.Bukalah pintu lemari secara berkala dan keluarkan isinya beberapa saat sehingga tidak berjamur akibat kekurangan sirkulasi udara di dalam lemari.


Semoga saran dan tips sederhana ini dapat bermanfaat untuk anda sehingga busana kerja dan pakaian sehari-hari tetap rapi

Wednesday, 3 June 2015

Tips Memilih Baju Kerja Pria

Saat ini kita dapat menemukan beragam jenis kemeja pria di toko, memilih baju kerja pria tak lagi seperti zaman dulu. Model dan gaya berubah dengan cepat sehingga sulit apabila menilai kemeja  cocok untuk bekerja atau casual. Bila Anda ingin berbelanja dengan cepat, mungkin Anda bukanlah orang  perfect dalam memilih baju kerja pria. Anda perlu sabar, teliti, dan  cukup pengetahuan tentang baju kerja pria. Bila Anda memilih baju kerja  salah, kesan pertama bisa berkesan tidak baik. Berikut ini ada beberapa saran yang mampu membantu Anda dalam memilih baju kerja pria  paling tepat : 


Di kantor baju kerja pria merupakan bagian  paling terlihat di product baju sehingga seringkali dikatakan bahwa baju  merupakan kesan pertama di dalam diri seseorang. Dalam setiap acara menuntut rangkaian warna dan desain. Bila Anda  akan melakukan wawancara, lebih tepat bila  Anda memilih baju kerja pria  yang berwarna terang. Seperti warna abu-abu dan biru cerah seringkali disukai oleh para pencari kerja.

Bila Anda sudah bekerja dan baru saja mendapatkan promosi ke jenjang karir  lebih besar, baju kerja pria berwarna hijau dan merah merupakan warna  perfect bila menunjukkan energi dan otoritas seseorang. Namun, pilihan warna baju kerja pria  tertera di sini  warna  bersifat umum saja dan sesuai selera. Sebaiknya Anda juga memilih serta memperhatikan warna berdasarkan warna kulit Anda dan sebaiknya pula bahwa warna baju Anda telah serasi dengan  baju lainnya yang anda kenakan.

Sebagian orang cenderung memilih baju kerja pria dengan desain bergaris-garis, dan yang lainnya memilih desain polo shirts. Ini semua merupakan pilihan pribadi. Namun, baju kerja pria dengan desain  polo shirts dapat dipadu-padankan. Setelah selesai menentukan jenis baju kerja pria  yang Anda sukai, kini saatnya mengetahui ukuran atau size baju Anda. Apabila Anda belum tahu ukuran baju yang dirasa tepat, Anda dapat meminta bantuan orang-orang penjualan di toko baju.


Beberapa perusahaan membuat baju kerja pria menggunakan nomer  yang tepat untuk menunjukkan ukuran. Ada pula perusahaan  menggunakan huruf bila menyatakan ukuran, yaitu S (kecil), M (sedang), L (besar), dan XL (ekstra besar). Pastikan pula ukuran leher dan ukuran lengan baju benar-benar sesuai dengan tubuh Anda.